One Day One Hadist (ODOH-216) KEUTAMAAN 2 RAKAAT SEBELUM SUBUH

.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللّه عَنْهُمَا قَالَتْ لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ 
النَّوَافِلِ أَشَدَّ
مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ أخرجه الشيخان

Dari
‘Aisyah Radhiyallahu anhuma , ia berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa
sallam tidak melakukan satu pun shalat Sunnah yang dilakukan secara
terus-menerus melebihi dua rakaat (shalat Rawatib) Subuh”.[Mufaqun
‘Alaihi]

Dalam riwayat Muslim :
.
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا. أخرجه مسلم.
.

Dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda,”Dua raka’at
fajar (Subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.” [Muslim]

.
Makna Dan Faedah Hadist :
.
1. Hadist diatas menjelaskan pentingnya dan penekanan Rasululllah utk mengerjakan shalat sunnah 2 rakaat sebelum subuh.
.
2. Sunnah muakadnya 2 rakaat sebelum subuh krn itu tidak pastas utk ditingalkan.
.
3. Keutamaan yg besar dan mulia dlm 2 rakaat sebelum subuh sehingga dia lebih baik daripada dunia dan seisinya.
.
4. Rasulullah benarr2 memperhatikan 2 rakaat shalat sunnah ini
dibandingkan dgn shalat sunnah lainnya , krn itu. Ibnul-Qayyim pun
berkata, “Konsisten /terus. menerus dan penjagaan beliau Shallallahu
‘alaihi wa sallam terhadap sunnah Rawâtib Subuh melebihi seluruh shalat
sunnah. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan
sunnah Rawâtib Subuh dan shalat Witir dalam safarnya maupun saat muqîm.
Dalam safar, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa disiplin
melaksanakan sunah Rawatib Subuh dan Witir melebihi seluruh
shalat-shalat sunnah dan Rawâtib lainnya. Tidak ada dinukilkan dari
beliau dalam safarnya melakukan shalat Rawatib selain Rawâtib Subuh.
Oleh karena itu, dahulu Ibnu ‘Umar tidak menambah dari dua raka’at, dan
ia berkata,’Saya telah bepergian bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam , Abu Bakar dan ‘Umar. Mereka semua dalam safarnya tidak
melebihi dua raka’at’.”[Zâdul-Ma’ad (1/305).]
.
5. Bagi yg
ketingalan 2 rakaat sebelum subuh krn shalat jama’ah sudah dimulai boleh
diganti / dikerjakan setelah matahari terbit atau setelah shalat subuh
langsung , ada riwayat dari Tirmidzi, dari Abu Hurairah, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang belum
menunaikan shalat sunnah Fajar, hendaklah ia menunaikannya setelah
terbit matahari.” Karena Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah
menunaikan qodho’ shalat sunnah fajar di waktu Dhuha
.
Syaikh
‘Abdul ‘Aziz bin Baz, mufti Saudi Arabia di masa silam memilih lebih
afdhol ditunaikan setelah matahari meninggi. Beliau menjelaskan,
.
“: إذا لم يتيسر للمسلم أداء سنة الفجر قبل الصلاة ، فإنه يخير بين أدائها
بعد الصلاة أو تأجيلها إلى ما بعد ارتفاع الشمس ، لأن السنة قد ثبتت عن
النبي صلى الله عليه وسلم بالأمرين جميعا ، لكن تأجيلها أفضل إلى ما بعد
ارتفاع الشمس لأمر النبي صلى الله عليه وسلم بذلك ، أما فعلها بعد الصلاة
فقد ثبت من تقريره عليه الصلاة والسلام ما يدل على ذلك” مجموع الفتاوى
11/373

.
“Jika seorang muslim tidak mampu menunaikan shalat
sunnah fajar sebelum penunaian shalat Shubuh, maka ia boleh memilih
menunaikannya setelah shalat Shubuh atau menundanya sampai matahari
meninggi. Karena ada dalil (hadits) yang menunjukkan bolehnya
kedua-keduanya. Akan tetapi jika menundanya sampai matahari meninggi
itu lebih baik karen ada perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengenai hal ini. Adapun qodho’ shalat sunnah fajar tadi setelah shalat
Shubuh maka telah shahih pula dari ketetapan (taqrir) beliau shallallahu
‘alaihi wa sallam yang menunjukkan bolehnya. (Majmu’ Al Fatawa, 11:
373)

.
6. Sesungguhnya melalaikan / tidak melaksanakana 2
rakaat sebelum subuh, menunjukkan lemahnya agama seseorang dan
terhalangnya dia dari kebaikan yg besar sementara 2 rakaat ini adalah
perkaara mudah / ringan yg pahalanya sangat besar melebihi dunia dan
seisinya.

و الله اعلم بالصواب
Semoga bermanfaat ..
.
Dinukil dr :
.

1. Kitab Zadul Ma’ad karya Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah Jilid 1 hal : 305
Fasal fi hadyihi fi sunanir rowatib, cet, Muasasah Ar Risalah Beirut
Lebanon 2003 M/ 1424 H.
.
2. Kitab Taisirul ‘Alam syarah
‘Umdatul Ahkam, Karya Abdullah Shalih Alu Bassam, Kitabus Sholat Bab
sunanur Rowatib, Hadist no 59, Jilid 1, hal : 101-102, Cet. Maktabah Ar
Rossyid Riyadh – KSA
.
3. http://rumaysho.com/…/qodho-shalat-sunnah-qobliyah-shubuh-2…
.
سُلَيْمَان اَبُوْ شَيْخَه
287302DE / 2837AECC
.
أَسْعَدَ اللّهُ اَيَّامَكُمْ
Semoga Allah Ta’alaa menjadikan hari-harimu penuh dgn kebahagiaan .
Sent from BlackBerry®
Kategori : One Day One Hadist
Ustadz Sulaiman Abu Syeikha
Sumber : http://abusyeikha.blogspot.com/2015/02/one-day-one-hadist-odoh-216-keutamaan-2.html

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
Riyadhush Shalihin Bab 53 7-10 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri Lc
Tafsir Surat adh Dhuha 11 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Riyadhush Shalihin Bab 53 Hadits 1-6 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Tafsir Surat Adh Dhuha 8-10 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Kajian Ilmiyyah Rutin Masjid Al-Khoyr Al-Islamy
Jadwal Kajian Rutin di Magetan
Alternatif Bagi Yang Dzikir Secara Tergesa-gesa
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (2)
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (1)
Faedah Seputar Basmalah
Apa yang Dibutuhkan Oleh Hati
Jeleknya Orang yang Meninggalkan Shalat
Jangan Mencela Masa
Jangan Merasa Tinggi dan Angkuh
Pendaftaran Santri Baru Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru Angkatan IV Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh – gelombang 2
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh
Menuai Adab dari Kisah Para Ulama
Pembelajaran Sekolah Alam Sahabat Teladan
PPDB Sekolah Alam Sahabat Teladan TA 2022 – 2023
Mulai Chat
1
Butuh Bantuan?
Ahlan.. Hubungi kami apabila ada yang ditanyakan.