ODOH (162) Disukai Memanjangkan Cahaya Putih (Ghurotul Muhajjalin) Pada Anggota Wudhu


ODOH (162)Disukai Memanjangkan Cahaya Putih (Ghurotul Muhajjalin) Pada Anggota Wudhu

عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ
أَنَّهُ رَأَى أَبَا هُرَيْرَةَ يَتَوَضَّأُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ
حَتَّى كَادَ يَبْلُغُ الْمَنْكِبَيْنِ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ حَتَّى
رَفَعَ إِلَى السَّاقَيْنِ ثُمَّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أُمَّتِي يَأْتُونَ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَل

Dari Sa’id
bin Abu Hilal dari Nu’aim bin Abdullah bahwa dia melihat Abu Hurairah
berwudlu, lalu membasuh wajahnya dan kedua tangannya hingga hampir
mencapai lengan, kemudian membasuh kedua kakinya hingga meninggi sampai
pada kedua betisnya, kemudian dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya umatku datang pada
hari kiamat dalam keadaan putih bercahaya disebabkan bekas wudlu. Maka
barangsiapa di antara kalian mampu untuk memanjangkan putih pada
wajahnya maka hendaklah dia melakukannya’.” (HR. Muslim (363) idem:
Bukhari (133), At Thirmidzi (552), Ahmad (8061,8828,10360)). 

Keterangan Hadist :

1. Nabi Muhammad memberikan kabaar gembira pada umatnya bahwasannya
nanti pada hari kaiamat Allah akan mengkhususkannya memuliakan dan
mengutamakan umat Nabi Muhammad dr pd umat yg lainnya, dengan tanda
cahaya putih cemerlang (ghurratul muhajjalin ) pada anggota tubuh bekas
wudhu.

2. Cahaya putih itu diraih krn umat islam melakukan
ibadah yg mulia yaitu berwudhu yg mereka kerjakan berulang2 dalam rangka
mencari keridhoan dan pahala dari Allah Ta’alaa

3. Krn kemulian
itu Abu Hurairah perawi hadist berkata : ” barangsiapa di antara kalian
mampu untuk memanjangkan cahaya putihnya maka hendaklah dia
melakukannya, krn sesungguhnya setiap anggota wudhu yg ia panjangkan
basuhan wudhunya maka cahaya putih bersihnyapun akan bertambah pula ”
dan ini adalah ijtihad Abu hurairah krn melihat keutamaan tsb.

4. Namun para ulama berselisih pendapat tentang memanjangan basuhan yg
melebihi batasan yg diwajibkann baik itu pada wajah, kedua tangan ,
maupun kaki ketika berwudhu.

5. Jumhur ulama berpendapat mustahab (disukai) memanjangkan cahaya pputih tersebut berdasarkan dalil / hadist diatas.

6. Adapaun imam malik dari riwwayat Ahmad berpendapat tidak mustahabnya
melebihkan tempat dari yang telah diwajibkan , dan pendapat ini yg
dipilih syeikhul islam Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim. Dan Syeikh
Abdurrahman Nasir As Sa’dii dgn dalil Rasulullah mencukupkan dgn batasan
yg diwajibkan ketika membasuh anggota wudhu , dan tidak ada satuppun
sahabat nabi yg menukilkan mereka berpemahaman seperti Abu hurairah
diatas.

 (والله أعلم بالصواب )

Lebih detailnya Ikhtilaf ulama tsb
bisa merujuk ke kitab :Taisiril Alam syarah ‘umdatul ahkam karya As
Syeikh Abdullah Alu Bassam , jld 1. hadist ke 10, Cet. Maktabah Ar
Rusdi Riyadh 1420 H )

Semoga bermanfaat

أَسْعَدَ اللّهُ لَيْلكم
Semoga Allah menjadikan malam kalian penuh dengan kebahagiaan
Kategori : One Day One Hadist
Ustadz Sulaiman Abu Syeikha
Sumber : http://abusyeikha.blogspot.com/2014/10/odoh-162-disukai-memanjangkan-cahaya.html

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
Riyadush Shalihin Bab 51 Hadist 15-16
Tafsir Juz Amma al Ghasyiyah 4-8
Riyadush Shalihin Bab 51 Hadits 10-14
Tafsir Juz Amma Surat al Lail 8 9
Kajian Ilmiyyah Rutin Masjid Al-Khoyr Al-Islamy
Jadwal Kajian Rutin di Magetan
Alternatif Bagi Yang Dzikir Secara Tergesa-gesa
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (2)
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (1)
Faedah Seputar Basmalah
Apa yang Dibutuhkan Oleh Hati
Jeleknya Orang yang Meninggalkan Shalat
Jangan Mencela Masa
Jangan Merasa Tinggi dan Angkuh
Pendaftaran Santri Baru Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru Angkatan IV Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh – gelombang 2
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh
Menuai Adab dari Kisah Para Ulama
Pembelajaran Sekolah Alam Sahabat Teladan
PPDB Sekolah Alam Sahabat Teladan TA 2022 – 2023
Mulai Chat
1
Butuh Bantuan?
Ahlan.. Hubungi kami apabila ada yang ditanyakan.