ODOH 145 – 145 ( Tata Cara Wudhu )

 (One
Day One Hadist)145

Tata Cara 
Wudhu Yang Sempurna

أَخْبَرَنَا
ابْنُ وَهْبٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَزِيدَ
اللَّيْثِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّ
عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ دَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ
فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ
وَجْهَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ
ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ
رَأْسَهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
ثُمَّ غَسَلَ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ
وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ فِيهِمَا
نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَكَانَ
عُلَمَاؤُنَا يَقُولُونَ هَذَا الْوُضُوءُ أَسْبَغُ مَا يَتَوَضَّأُ بِهِ أَحَدٌ
لِلصَّلَاة

Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb dari
Yunus dari Ibnu Syihab bahwa ‘Atha’ bin Yazid Al Laitsi telah menceritakan
kepadanya, bahwa Humran budak Utsman, telah menceritakan kepadanya, bahwa
Utsman bin Affan meminta air untuk berwudlu, kemudian dia

1.membasuh dua tangan sebanyak tiga kali,
2. kemudian berkumur-kumur serta memasuk dan mengeluarkan air dari hidung.
3. Kemudian ia membasuh muka sebanyak tiga kali dan
4. membasuh tangan kanannya hingga ke siku sebanyak tiga kali. Selepas itu, ia
membasuh tangan kirinya sama seperti beliau membasuh tangan kanan,
5. kemudian mengusap kepalanya dan membasuh kaki kanan hingga ke mata kaki
sebanyak tiga kali. Selepas itu, ia membasuh kaki kiri, sama seperti membasuh
kaki kanannya.

Kemudian Utsman berkata, ‘Aku pernah melihat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwudlu seperti cara aku berwudlu.’
Kemudian dia berkata lagi, ‘Aku juga telah mendengar beliau shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Barangsiapa mengambil wudlu seperti cara aku berwudlu
kemudian dia menunaikan shalat dua rakaat dan tidak berkata-kata antara wudlu
dan shalat, maka Allah akan mengampunkan dosa-dosanya yang telah lalu’.”
Ibnu Syihab berkata, “Ulama-ulama kami berkata, ‘Wudlu ini adalah wudlu
yang paling sempurnya yang dilakukan oleh seseorang untuk melakukan
shalat.” ( Hr, Bukhari (155,159,1798,5953) Muslim (331,332) Abu Dawud (96)
Ahmad (393,395, 429,448,453,458) Ad Darimi (690)).

(One Day One Hadist) 146

Rasulullah
Mengenal Umatnya Dgn Cahaya Bekas Wudhu ( Ghurrotul Muhajjalin)

قَالَ
ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ
سَعْدِ بْنِ طَارِقٍ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ حَوْضِي أَبْعَدُ مِنْ
أَيْلَةَ مِنْ عَدَنٍ لَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ الثَّلْجِ وَأَحْلَى مِنْ
الْعَسَلِ بِاللَّبَنِ وَلَآنِيَتُهُ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ النُّجُومِ وَإِنِّي
لَأَصُدُّ النَّاسَ عَنْهُ كَمَا يَصُدُّ الرَّجُلُ إِبِلَ النَّاسِ عَنْ حَوْضِهِ
قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَعْرِفُنَا يَوْمَئِذٍ قَالَ نَعَمْ لَكُمْ سِيمَا
لَيْسَتْ لِأَحَدٍ مِنْ الْأُمَمِ تَرِدُونَ عَلَيَّ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ
أَثَرِ الْوُضُوء

Ibnu Abu Umar berkata, telah menceritakan kepada
kami Marwan dari Abu Malik al-Asyja’i Sa’d bin Thariq dari Abu Hazm dari Abu
Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhya telagaku lebih jauh daripada jarak Ailah dengan Adn. Sungguh
ia lebih putih daripada salju, dan lebih manis daripada madu yang dicampur
susu. Dan sungguh, wadahnya lebih banyak daripada jumlah bintang. Dan sungguh,
aku menghalangi manusia darinya sebagaimana seorang laki-laki menghalau unta
manusia dari telaganya.” Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah tuan
mengenal kami pada waktu itu? ‘ Beliau menjawab: ‘Ya. Aku mengenal. Kalian memiliki
tanda yang tidak dimiliki oleh umat-umat selainnya. Kalian muncul padaku dalam
keadaan putih bersinar disebabkan bekas air wudlu’.” (HR. Muslim (364),
Ibnu Majah (3293), Musnad Imam Ahmad (21333))

Kategori : One Day One Hadist
Ustadz Sulaiman Abu Syeikha
Sumber : http://abusyeikha.blogspot.com/2014/10/odoh-145-145-tata-cara-wudhu.html

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
Riyadush Shalihin Bab 51 Hadist 15-16
Tafsir Juz Amma al Ghasyiyah 4-8
Riyadush Shalihin Bab 51 Hadits 10-14
Tafsir Juz Amma Surat al Lail 8 9
Kajian Ilmiyyah Rutin Masjid Al-Khoyr Al-Islamy
Jadwal Kajian Rutin di Magetan
Alternatif Bagi Yang Dzikir Secara Tergesa-gesa
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (2)
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (1)
Faedah Seputar Basmalah
Apa yang Dibutuhkan Oleh Hati
Jeleknya Orang yang Meninggalkan Shalat
Jangan Mencela Masa
Jangan Merasa Tinggi dan Angkuh
Pendaftaran Santri Baru Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru Angkatan IV Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh – gelombang 2
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh
Menuai Adab dari Kisah Para Ulama
Pembelajaran Sekolah Alam Sahabat Teladan
PPDB Sekolah Alam Sahabat Teladan TA 2022 – 2023
Mulai Chat
1
Butuh Bantuan?
Ahlan.. Hubungi kami apabila ada yang ditanyakan.