Jagalah Dirimu Dan Keluargamu Dari Api Neraka …


TAFSIR ” JAGALAH DIRIMU DAN KELUARGAMU DARI API NERAKA “

MERENUNGI FIRMAN ALLAH TA’ALAA:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا ( التحريم: 6)

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan

keluargamu dari api neraka .

تأليف: د.أمين بن عبد الله الشقاوي

karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi

Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap
tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada
Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa
dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba
dan utusanNya.. Amma Ba’du.

Sesungguhnya Allah Ta’laa menurunkan Al Qur’an yang agung
ini untuk ditadabburi dan diamalkan. Allah Ta’alaa berfirman:

كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan
berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat
pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran . QS. Shad: 29

Dalam rangka mengamlkan ayat ini maka marilah kita mengkaji firman Allah swt di dalam kitab Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ
شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا
يُؤْمَرُونَ

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari
api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan. QS. Al-Tahrim: 6

Firman Allah Ta’alaa :
 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Amirul mu’minin Ali berkata:

“أدِّبوهم وعلِّموهمُ الخيرَ

kepada mereka adab dan tanamkanlah pada diri mereka kebaikan (Tafsir Ibnu Katsir: 4/391)

Qotadah rahimahullah berkata:

تأمرهم بطاعة الله، وتنهاهم عن معصية الله، وأن تقوم عليهم
بأمر الله، وتأمرهم به، وتساعدهم عليه، فإذا رأيتَ لله معصية؛ زجرتَهم عنها




Engkau memerintahkan mereka untuk mentaati Allah dan mencegah mereka
bermaksiat kepada Allah, hendaklah engkau menegakkan perintah Allah
teradap mereka, memerintahkan mereka dengan perintah Allah dan membantu
mereka dalam urusan tersebut, dan jika engkau melihat kemaksiatan dari
mereka maka hendaklah engkau menghardik mereka”.( Tafsir Ibnu Katsir:
4/391 )

Firman Allah Ta’alaa: وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

maksudnya adalah bahan bakarnya adalah bangkai-bangkai anak Adam dan batu-batu.

Ibnu Mas’ud berkata:

“هي حجارةٌ من الكِبريت الأسود”

Batu itu berasal dari batu korek (sejenis batu bara) hitam. (Tafsir Ibnu Katsir: 4/391)

Firman Allah Ta’alaa : عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ

Ibnu Sa’di berkata:

“أي: غليظةٌ أخلاقُهم، شديدٌ انتهارُهم، يفزعون بأصواتهم، ويُخيفون
بمرآهم، ويُهينون أصحابَ النار بقوَّتهم، ويَمتثلون فيهم أمرَ الله الذي
حتَّم عليهم العذاب، وأوجب عليهم شدةَ العقاب”

Mereka bertabi’at kasar, membentak dengan kasar dan mereka membuat
orang gemetar dengan suara mereka dan membuat orang ketakutan dengan
rupa mereka, mereka mempermaikan penghuni neraka dengan kekuatan mereka,
mereka menjalankan perintah Allah yang telah menetapkan siksa bagi
penghuni neraka dan mengharuskan bagi mereka siksa yang pedih (Tafsir
Ibnu Sa’di: halaman: 874
)

Dan firman Allah Ta’alaa : لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُون

ayat ini menjelaskan tentang pujian terhadap para malaikat, mereka
tunduk terhadap perintah Allah dan taat kepadaNya pada segala urusan
yang diperintahkan kepadanya oleh Allah Ta’alaa.

Pelajaran yang bisa dipetik dari ayat yang mulia ini:

1-Wajib bagi seseorang untuk memerintahkan dan mendorong keluarganya
mengerjakan yang ma’ruf, melarang dan menghardik mereka berbuat yang
mungkar. Dia harus memerintahkannya mengerjakan shalat, menunaikan
zakat, menjalankan puasa dan semua kewajiban Islam. Memerintahkan mereka
berakhlak dengan akhlak yang baik dan adab yang bagus, mendoroang
mereka melaksanakan amal-amal yang utama, seperti membaca Al-Qur’an,
mempelajari ilmu yang bermanfaat. Allah berfirman kepada Nabi Nya :

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. QS. Thaha: 132

Allah berfirman tentang Isma’il alaihis salam:

وَكَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَكَانَ عِندَ رَبِّهِ مَرْضِيًّا

Dan ia menyuruh ahlinya untuk bersembahyang dan menunaikan zakat,
dan ia adalah seorang yang diridai di sisi Tuhannya. QS. Maryam: 55



Dari Amru bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Nabi bersabda,

« مروا أبناءكم بالصلاة لسبع واضربوهم عليها لعشر وفرقوا بينهم في المضاجع »

“Perintahkanlah anak-anak kalian mengerjakan shalat pada saat usia
mereka tujuh tahun dan pukullah mereka pada saat telah mencapai usia
sepuluh tahun dan pishakanlah antara mereka dalam ranjang tidur mereka”.
(Sunan Abu Dawud: 1/133 no: 495)

Demikian juga wajib bagi orang tua untuk mencegah meraka dari
segala perkara yang bisa menjadikan Allah murka baik berupa perkataan
atau perbuatan, dia harus mencegah mereka dari kekejian baik yang
tampak atau yang tersembunyi, melarang mereka berdusta, melarang
keluarga wanita menampakkan wajah dan membuka aurat, bepergian ke pasar
dan tempat-tempat yang meragukan, melarang seluruh keluarganya dan orang
yang berada di bawah tanggung jawabnya bersahabat dengan orang-orang
yang buruk, melarang mempergauli mereka, melarang menyerupai orang-orang
kafir dan fasik, memutuskan segala fasilitas yang mengarahkan mereka
kepada murka Allah dan amarahNya, melarang mereka menjauhi fasilitas
yang menjauhkan keluarga dari ridha dan taat kepada Allah, seperti
sarana elektronik, televisi dan fasilitas lainnya yang menyeru kepada
kekejian dan keburukan akhlak.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « مَنِ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ
الْبَنَاتِ بِشَيْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ
النَّارِ » [ متفق عليه ]

Dari Aisyah bahwa Nabi bersabda, “Barangsiapa yang diuji oleh Allah
dengan memiliki anak wanita ini maka dia menjadi penghalang baginya dari
api neraka”. (Shahih Bukhari: 2/436 no: 1418 dan shahih Muslim: 4/2027
no: 2629)

2-Kepedihan siksa dan balasan yang disediakan oleh Allah bagi
musuh-musuhNya, di dalam ayat ini. Di dalam ayat Allah memberitahukan
bahwa bahan bakar api neraka yang dijdikan sebagai alat untuk menyalakan
api neraka adalah bangkai-bangkai anak Adam dan batu-batu yang berasal
dari batu bara yang hitam. Dan di dalam ayat yang lain Allah telah
menjelaskan tentang keganasan dan kekuatan api tersebut. Allah
berfirman:

كَلَّا إِنَّهَا لَظَى نَزَّاعَةً لِّلشَّوَى تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّى وَجَمَعَ فَأَوْعَى

Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang
bergejolak, Yang mengelupaskan kulit kepala, Yang memanggil orang yang
membelakang dan yang berpaling (dari agama). Serta mengumpulkan (harta
benda) lalu menyimpannya. QS. Al-Ma’arij: 15-18.

Allah berfirman:

وَمَا أَدْرَاكَ مَا سَقَرُلَا تُبْقِي وَلَا تَذَرُلَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِ

Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu?. Saqar itu tidak meninggalkan
dan tidak membiarkan. Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. QS.
Al-Mudatstsir: 27-29

Allah berfirman:

يَوْمَ نَقُولُ لِجَهَنَّمَ هَلِ امْتَلَأْتِ وَتَقُولُ هَلْ مِن مَّزِيدٍ

Dan ingatlah akan) hari (yang pada hari itu) Kami bertanya kepada
Jahanam: “Apakah kamu sudah penuh?” Dia menjawab :Masih adakah tambahan?
“.QS. Qaf: 29

Dari Abdullah bin Mas’ud berkata: Rasulullah bersabda,

((يُؤتى بجهنَّمَ يومئذٍ، لها سبعون ألفَ زمام، مع كلِّ زمامٍ سبعونَ ألفَ مَلَكٍ يجرُّونها))

“Jahannam pada hari itu di datangkan di mana dia memiliki tujuh
puluh tali, dan pada setiap talinya terdapat tujuh puluh malaikat yang
menariknya”. (Shahih Muslim: 4/2184 no: 2842 )

Dari Abi Hurairah bahwa Nabi bersabda,

((نارُكُم هذه التي يوقِدُ ابنُ آدم – جزءٌ من سبعينَ جزءًا من حَرِّ
جهنمَ))، قالوا: “واللهِ إن كانت لكافيةً يا رسول الله!”، قال: ((فإنها
فُضِّلَتْ عليها تسعةً وستين جزءًا، كلُّها مثلُ حَرِّها))

“Api yang nyalakan oleh Ibnu Adam adalah satu bagian dari tujuh
puluh bagian dari panasnya api Jahannam. Para shahabat berkata: Panas
yang demikian saja sudah cukup wahai Rasulullah?. Beliau bersabda,
“Sesungguhnya neraka jahannam dilebihkan atas api di dunia sebesar enam
puluh sembilan bagian, semuanya sama dalam derajat panasnya”. (Shahih
Bukhari: 1/438 no: 3265 dan shahih Muslim: 4/2184 no: 2834)

3-Menetapkan bahwa malaikat ada dan wajib diimani, dan mereka
memiliki golongan-golongan. Penjaga neraka ditugaskan untuk menyiksa
penghuni neraka dan menghinakan mereka, dan jumlah mereka seperti apa
yang disebutkan oleh Allah adalah sembilan belas, Allah berfirman:

عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَ

Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). QS. Al-Mudatsir:
19. Dan tokoh besar malaikat ini bernama Malik. Allah berfirman:



وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ قَالَ إِنَّكُم مَّاكِثُونَ

Mereka berseru: “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Dia
menjawab: “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini”.QS. Al-Zukhruf: 77

Dan beriman kepada malaikat dan mereka adalah hamba yang mulia,
mereka tidak menolak perintah yang diperintahkan oleh Allah kepada
mereka dan mereka mengerjakan segala apa yang perintahkan oleh Allah
teramsuk dalam rukun iman yang enam. Allah berfirman:

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ
وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ
وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُواْ
سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari
Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan
rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara
seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka
mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka b
erdoa): “Ampunilah
kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”. QS. Al-Baqarah:
285

4-Seharusnya bagi seorang muslim untuk menjaga dirinya
dari api neraka. Keinginan untuk menjaga diri dari api neraka ini bisa
diwujudkan walaupun dengan perkara yang paling kecil dari kebaikan.

Dari Adi bin Hatim ra berkata: Rasulullah bersabda,

((ما منكم من أحدٍ إلا سيكلِّمه الله، ليس بينه وبينه تُرجُمانٌ، فينظر
أيمنَ منه، فلا يَرى إلا ما قدَّم، وينظر أشأمَ منه، فلا يَرى إلا ما
قدَّم، وينظر بين يديه، فلا يرى إلا النارَ تِلقاءَ وجهه، فاتَّقوا النار
ولو بِشِقِّ تمرةٍ)


“Tidak seorangpun dari kalian kecuali Allah akan berbicara
dengannya dan tidak ada antara dirinya dengan Allah seorang
penerjemahpun, lalu sang hamba melihat ke arah sebelah kanannya maka dia
tidak melihat kecuali apa yang telah diperbuatnya, lalu dia mengarahkan
pandangan ke arah orang yang lebih buruk darinya maka dia tidak melihat
kecuali apa yang telah diperbuatnya, lalu dia mengarahkan pandangan ke
hadapannya maka dia tidak melihat dihadapannya kecuali api neraka, maka
jagalah dirimu dari api neraka walaupun dengan sebelah biji kurma”.
(Shahih Muslim: 2/704 no: 1016 )

والحمد لله ربِّ العالمين، وصلى الله وسلم على نبيِّنا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

رابط الموضوع: http://www.alukah.net/sharia/0/8653/#ixzz2cqgUBIrp

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, semoga shalawat dan salam
tetap tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga,
shahabat serta seluruh pengikut beliau.

http://www.alukah.net/sharia/0/8653/
Kategori :
Ustadz Sulaiman Abu Syeikha
Sumber : http://abusyeikha.blogspot.com/2014/01/jagalah-dirimu-dan-keluargamu-dari-api.html

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas
Riyadhush Shalihin Bab 53 7-10 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri Lc
Tafsir Surat adh Dhuha 11 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Riyadhush Shalihin Bab 53 Hadits 1-6 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Tafsir Surat Adh Dhuha 8-10 | Ustadz Mochamad Taufiq Badri, Lc.
Kajian Ilmiyyah Rutin Masjid Al-Khoyr Al-Islamy
Jadwal Kajian Rutin di Magetan
Alternatif Bagi Yang Dzikir Secara Tergesa-gesa
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (2)
Sembilan Faedah Surat al-Fatihah (1)
Faedah Seputar Basmalah
Apa yang Dibutuhkan Oleh Hati
Jeleknya Orang yang Meninggalkan Shalat
Jangan Mencela Masa
Jangan Merasa Tinggi dan Angkuh
Pendaftaran Santri Baru Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru Angkatan IV Ponpes Tahfidz El Hafizh
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh – gelombang 2
Penerimaan Santri Baru SMP Tahfidh El Hafidh
Menuai Adab dari Kisah Para Ulama
Pembelajaran Sekolah Alam Sahabat Teladan
PPDB Sekolah Alam Sahabat Teladan TA 2022 – 2023
Mulai Chat
1
Butuh Bantuan?
Ahlan.. Hubungi kami apabila ada yang ditanyakan.